Posted by: batjoe | 22 September 2009

SILATURAHMI (Bag Pertama)

BULAN BINTANG

Selepas  kerja shieft malem jam setengan 12 malam, sobatku yang baru saja mengalami gangguan bathin karena harus menerima sangksi dari perbuatannya (masih tanda tanya) terputusnya sayap cintanya yang sudah berjalan kurang lebih 2 tahun itu. DAtang dengan setelan baju koko warna biru langit cukup terlihat gagah dan semakin gagah saat di datang dengan senyum yang terkembang. Entah apa lagi yang akan diceritakan pada diriku malam ini. Sebenarnya lelah sekali tapi kedatangannya membuat aku ingin mengetahui apa-apa saja yang telah terjadi selama 4 hari setelah kemarin-kemarin  lusa dia datang padaku.

Sambil mengucapkan salam dia langsung duduk, mengabil remote terus menyalakan televisi yang ada dikamar dan yang terprogram dikepalanya adalah Liga Inggris yang saat itu lagi seru-serunya perandingan antara Chelse dan Tontenham Hospur. Sambil memperhatikan televisi dia berucap kepada ku sebagi awal pembicaraan :

Sobatku : rame tadi “YOB”?

Aku : wui.. Rame banget…… he tumben malem begini baru dateng ndak tadi pagi?

Sobatku : iya yob baru sempet, kebetulan ada yang mau aku ceritakan padamu lagi yob tentang kunjunganku pada orang tuanya WS (mantan kekasihnya).

ya… yang aku tahu sobatku telah terputus silatuhrahminya sejak peristiwa “rebutan” hati kekasihnya dengan orang tuanya yang sangat jelas menolak akan hubungan ini….. asyik juga mendengarkan ceritanya tersebut dan banyak sekali makna yang terkandung didalam peristiwa ini. lagi saya harus merangkum semua cerita ini seefesian  mungkin agar enak untuk dibaca dan dicerna.

Pagi jam 06.00 pagi, sebuah motor CBR yang ditunggangi sobatku meluncur santai menuju sebuah masjid di kilo 4 tepatnya di daerah Perumnas Batu Ampar Lestari. Pagi ini udara teramat sejuk tiada tanda-tanda akan turun hujan. Hatinya tenang sekali walaupun masih terganjal sesuatu yang belum bisa dia terima akan peristiwa kemarin. jalanan beraspal dia tempuh dalam waktu setengah jam dan sesampainya disana dia langsung menuju sebuah rumah untuk mengambil anaknya yang bungsu bernama WINDRA (masih ingatkan dengan cerita kemarin bahwa sobatku adalah mantan suami) yang akan diajaknya untuk sholat ied bareng dan ternyata anak bungsunya sudah siap dengan pakaian koko yang lengkap berwana putih semuanya.

Ah…. kerinduan menyeruak, rasa sentimentilnya kambuh lagi dan hatinya seperti menagis. Hampir 5 tahun sejak sobatku sendiri bru kali ini dia bisa mengajak anak bungsunya sholat dan dengan digengamnya tangan mungil anak lakinya yang berusia 7 tahun dengan mantap dia menuju masjid yang begitu syahdu menyebut asma Allah dengan ucapan takbir Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, laa ilaa ha illallahu wa Allahu Akbar…Allahu Akbar  wa lillahilhamdu… takbir kali ini sangat menyentuh dan menusuk sampai kedasar kejiwanya yang teramat kosong.. Allah Maha Besar menciptakan Umatnya dengan kadar iman yang berbeda-beda. Sholat berjalan dengan khitmatnya dan putranya dengan setia menemaninya dalam keharuan dan kerinduan. Selepas itu barulah silaturahmi dengan mantan istri dan putrinya serta keluarga-keluarganya berjalan dengan haru dan kali ini air mata keharaun deras menetes di kedua mata sobatku karena hampir 5 tahun sebelumnya hal ini belum pernah terjadi dan silaturahmi ini akhirnya memupus segala dendam, sakit hati para keluarga dari mantan istrinya kepada sobatku………

wah…… ternyata suatu adab dari Rasullullah dalam hal silaturahmi tanpa memandang siapa dan bagaimana orang itu bila dilakukan dengan hati yang bersih dan jiwa-jiwa yang ikhlas maka hasilnya adalah “benang putih” yang bersih pula  tanpa adanya kesombongan dan ini terjadi bukan karena ada sesuatu atau hal lain… jujur sobatku berkata tiada yang bisa membuat dirinya “kembali bersatu” dengan mantan istrinya karena hal yang SANGAT PRINSIP sekali  dan silaturahmi pertama berjalan sukses dan lancar tanpa adanya ba..bi…bu… disaat sobatku ingin pulang lagi-lagi air matanya bercucuran saat memeluk kedua buah hatinya yang lama jarang bisa disentuhnya… (aku terhanyut dalam cerita  keharuan itu) biar bagaimanapun tiada yang bisa menggantikan sebuah kebahagian bila kita mengihklaskan semuanya kepada ALLAH SWT karena semua yang ada dibumi ini baik anak, istri, orang tua bahkan sahabat juga harta sekalipun  pasti akan pergi  (musnah) dan meninggalkan kita kelak tanpa tahu dan berasa..

waktu telah masuk pada jam 9 pagi, sobatku langsung pulang menuju kerumahnya yang terbilang asri dan setelah mendapatakan ibunya yang telah hidup sendiri sejak sobatku berusaia 10 tahun  maka dipeluknya sang ibu dengan eratnya  dan sebenarnya jujur juga jarang sekali sobatku menangis karena seringnya dia berlebaran di kampung orang maka setelah 4 tahun di Balikpapan dan pada usia yang menginjak angka 30 an hal yang dirasakan hatinya saat ini begitu menyentuh kalbu, sobatku menangis sejadi-jadinya kepada orang tuanya dipeluknya seerat mungkin seakan esok tak bertemu lagi dan berkali-kali dia berucap “MAAFKAN AKU MAKMAAFKAN AKU MAK… YANG BANYAK BERBUAT SALAH DAN SELALU MENYUSAHKAN MAMAK” sambil terus memeluk erat dan air mata kedua insan itu tumpah sejadi-jadinya, sungguh luar biasa makna lebaran tahun ini bagi dirinya yang selama ini sobatku anggap hanya angin lalu saja.. terasa sekali hawa pagi ini juga terbawa larut dalam suka cita itu….

dan waktu terus bergulir jam 9.20 menit, sobatku bergerak ke arah kamar mandi untuk mengambil air whudu dan akan melaksakan sholat dhuha karena ada hal yang harus sobatku selesaikan dalam urusan silatuhrahmi ini dan ini adalah beban yang sangat berat karena hampir 2 Tahun lamanya “permusuhan” yang disebabkan pertentangan “cinta kasih”  ini telah berlangsung dan hari ini harus sobatku tuntaskan karena ada sesuatu yang ingin dia pelajari dari hidup yang sudah semakin tidak “mengena” di jiwanya. Sobatku merasa bosan, jenuh dan lelah dengan hidup yang penuh dengan kemunafikan, kamufalse duniawi……….. dia selalu menangis dalam sujudnya mengingat dosa-dosa yang dia perbuat… rasanya dosa itu terus menghantuinya bahkan sampai detik inipun selalu sobatku  bilang “AKU LELAH SEKALI !!!“…. aku cuma bisa diam dan diam saja mendengarkan semua keluh kesahnya itu.

(baca lagi Bag kedua hehehehe…)


Responses

  1. hmmm, ini tentang sahabatnya yang kemarin ya mas???

    saya sangat terharu saat dia memeluk ibunya, saya juga selalu nangis saat momen yang seperti itu. karena semenjak kecil, saya nggak tinggal dengan beliau. yah, ketentuan tuhan yang telah terjadi, hanya bisa kita syukuri. tak ada yang harus di sesali, karena semua ketentuan allah pastilah yang terbaik🙂

    mohon maaf lahir dan bathin ya mas bambang
    atas segala sesuatu yang tidak berkenan🙂

    salam buat keluarga di rumah

    • maksih mas zul…
      iaya mas zul ini lanjutan dari cerita yang kemarin…
      sama mas sayapun begitu saat memwluk rang tau selalu saja ada sesuatu ayng sangat2 menyetuh

  2. duhh…jadi kasihan sama sobat mu Kang..

    okeh aku lanjut ke bag 2 yakzz..

  3. silahkan mas hariez

  4. Siiiip, berlanjut ke bagian dua.
    Bagus nih postingannya.

    • makasih banyak mba fitri udah mau mapir ke gubuk saya…
      oya mba samarindanya dimana ya ???
      salam kenal mba

    • Waduh, sorry mas Batjoe. yang di atas ini komen saya, tapi pas login pakai nama Dik Fitri. Tulung dihapus dung… entar dia marah lho….
      Buat bukti, lihat jumlah huruf i di kata Siiiip, pasti sama dengan yang komen saya di bawah.

      Please, tulung dihapus ya….

      • ndak ah… biarin aja begitu.. masa punya orang dibauat main-main di blog saya…
        nanti saya pertanggung jawabakan semuanya……
        tenang aja mas…. tenang …

      • Bukan punya orang mas. Itu komen saya, tapi saya lupa kalau lagi login pakai nama dik Fitri. makanya muncul avatar dik Fitri. Bener deh swer, coba check IP address dik Fitri dengan IP address komen saya berikutnya, pasti sama.
        Lha saya kan memang punya akses ke blognya dik Fitri, mosok baru tahu sekarang… hihihi…
        Coba saja mampir ke blog dik Fitri terus lihat komen saya terakhir di sana.

        Pleaseee, dihapus… mosok masih belum percaya….

      • ndak..
        blog ini tiak pernah menghapus koment siapapun walaupun itu dari orang yang sama….
        mas lambang kan tahu say paling menghargai setaip komentnya seseorang biar dikataain appaun saya terima dengan lapang dada…

        inget kan di artikel “PERTANYAAN ORANG BODOH??” banyak banget kan komentar yang begitu “narsiz” tapi tetap saya pertahankan kenapa ?
        biar orang lain melihat blog ini selalu mengahrgai pendapat dan saran juga kritik orang lain…

        maaf mas ku tersayang “komentnya mba fitri” tetap saya masukan tho komentnya dengan kalimat yang baik kok hehehehehehehehe

        tenang dong atau ene opo-opo nih????

      • Hehehe… bukan soal komennya dengan kalimat yang baik atau bukan, tapi masalah saya kelupaan logout dan login dengan identitas saya sendiri. Ada orang yang enda suka identitasnya dipakai orang lain walaupun teman sendiri dan dilakukan secara tidak disengaja.

        Tapi ya enda papa kalau mas Batjoe mau meng-ekspose kealpaan saya untuk logout dan login kembali, walaupun sudah saya mohon untuk dihapus.

        Di dunia blogging ini sudah biasa kalau ada pemberi komen yang minta komennya dihapus, karena dianggap bisa merugikan pihak lain, karena salah tempat, karena OOT/Troll, atau karena salah ID.

        Walaupun demikian, saya menghargai hak mas Batjoe untuk tetap mempertahankan prinsipnya dengan alasan tertentu.

        Sekali lagi, yo wis lah terserah, enda dihapus juga enda papa. Toh orang juga bisa menangkap kesan bagaimana usaha saya untuk menarik kembali komen itu.

        Salam Persahabatan.

      • hahahahahahahahahaahahahaa
        pagi-pagi buka komputer teus menuju ke jembatan kok ditikungan ada yang nunggu ya namanya mas lambang dan dideketin dan saya dikasih ceramah lagi nih heheheheheheee

        mas lambang ….. bukannya ndak mau ngapus… dan bukannya tidak mau menghargai mas lambang, juru saya lebih horamt ma mas lambang karena begitu banyak artikelnya aya jadikan bahan referensi dalam metting dan presentasi….

        biarlah itu menjadi koment yang special bagi saya dan saya yakin mba fitri tidak akan marah……

        ayo mas lambang jangan pikirin itu erus dong…. peace lah

      • wakakakakak…kang lambang ketahuan yah sering pake ID orang……keknya dulu pernah yah kejadian ama si ******* dah ah…kaaaaaaaburrrrrrrrrrrrrrrr sebelum dilempar pake ngatemi ama kang lambang…………

      • ayo ma tono ikut-ikutan nih..
        ngak baik ah..
        kabur juga ketimbang dilempar ma sepatu hahahahahah

  5. Loh, artikel ini bukannya lebih baru dari The Gank?
    Lha koq muncul di-bawah…🙄

    • yeeee ngaku-ngaku!!!! emang yan buat postingan siapa ya….? hihihihihihihi
      yang silatuhrahmi jilid 1 da 2 dulu mas lambang, baru the gank….
      ngeliahtnya dari man sih mas lambang?

  6. Siiiip, postingannya bagus. Langsung meluncur ke jilid dua.

    • ini dia kata siiiip nya cuma dikit pasti mau dikritisi lagi deh… tapi bener juga sih mas kelihatannya kayboardnya terlalu keras jadi tulisannya kadang hilang-hilang satu huruf…
      makasih mas lambang udah ngingetin

  7. Siiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiip. Postingannya bagus. Langsung meluncur ke jilid dua.

    Salam.
    *kata siiiipnya udah panjang*

    • ojo nesu-nesu tho mas lambang wong cm guyonan kok heheheeee

  8. Ora nesu koq. Cuman iseng aja daripada enda komen…. wekekekekkk….

    • percaya seratus persen bahwa mas lambang tidak suka marah-marah tapi jentil iyo hahahahahahahahahaaa.
      wes kerjo mas ?

  9. Selamat… selamat… pokoke selamat…

    • opone yang selamet mas refa…
      ye… kalau ngoment selalu penuh dengan teka-teki…
      mas refa bantuin dong hati saya gelisah banget nih

  10. Minal aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan bathin. 😀:mrgreen:
    Gimana hubungannya dengan @ressay? Di samarinda saya tinggal di pinggir kota, tapi dekat pusat kota. Tepatnya di dekat hotel JB, terus ada jembatan sungai mahakam, terus masuk gang masjid. Saya pindah rumah terus mas, sejak kecil. Dulu waktu masih kecil tinggal di Sangkulirang, pas SD pindah ke samarinda, dan pas SMA pindah ke Melak, sekarang di samarinda lagi tapi pindah rumah.

    • wah mba fitri….
      saya masih hapal jalan-jalan disamarinda apalagi yang dekat hotel JB. saya pernah nginep disitu ma temen. wah pindah-pindah terus ya mba..
      bila ke balikpapan mampirlah mba

      • untuk mas ressay dicariin juga tuh ma mas haniffa tapi tidak kelihatan mba mungkin masih jalan-jalan cari “wahyu dan ilham” kali….
        ndak tahu tuh orang ndak sisentil jadi sensitif hehehehehehe kan sayanya jadi ngaco juga mba padahal saya ini orang cinta damai lho…. beneran kok mba tanya aja ma mas lambang…..

      • Saya dulu pernah ke Balikpapan, tapi cuma tiga kali saja.

  11. Assalamu’alaikum

    kembali hadir menjalin silaturahmi
    maaf baru sempat koment, itu sobat yang kemaren ya…siiiiiiiiiiiiiiiiiip, nyambung ceritanya

    • dah selesai dan merdeka mas qaroobin
      makasih udah mampir…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: