Posted by: batjoe | 14 April 2010

OverLoad

Otak ku udah OverLoad gara-gara Pimpinan Yang Sekarang seenaknya saja memperlakukan bawahan seperti sapi perahan. Sebenarnya tidak masalah setiap aturan ataupun perubahan dilakukan tapi cara dan jalannya itu harus lebih bijaksana. Bila di katakan dalam hati mana ada pimpinan dibawa mau suatu perusahaanya bangkrut apalagi tidak berusaha meningkatkan pendapatan tapi kenapa selalu memaksakan kehendaknya yang tidak sesuai dengan jalan dan aturan perusahann itu sendiri.

Hanya gara-gara kesalahan sepele dan hal itu dilakukan oleh anak buah, bisa-bisanya atasannya kena PHK!!! Harusnya bisa dipilah-pilah letak kesalahannya, sekali lagi tidak ada pimpinan yang mau jalan pekerjaanya tidak baik. Aneh tapi nyata itulah yang kini terjadi di era Reformasi Tak Ada Aturan Baku. Belum genap sebulan aturan, dateng lagi aturan baru seperti ngak jelas sekali. dan hal ini terus menerus terjadi sehingga yang dibawah makin tidak jelas mau dibawa kemana arah kerja ini.

Terus dijajaran atas saya pun semuanya pada “TIARAP” , “Iya-Iya”,  “Manggut_manggut”, Padahal  bila mau berusaha sedikit teriak saja kemungkinan dan pasti semuanya seluruh Indonesia akan bergerak. Tapi saya pun menyakini pasti ada saja segelintir orang yang sok jadi Pahlawan Kesiangan dan Cari Muka karena Bangsa kita emang terdidik seperti itu ada saja Musush dalam Selimut, Dan saya yakin itu pasti ada di sebagian daerah.

Otak saya udah Overload kelihatannya saya harus PD (Pensiun Dini).

Semoga teman-teman tidak mengalami kejadian seperti kerjaan saya. Berat banget.

Posted by: batjoe | 26 February 2010

Thank U

Tiada yang mau berharap bahwa jalan hidup ini harus dilalui dengan luka dikarenakan orang tua yang selalu berpikir tidak sejalan dengan pikiran dan kemauan kita. Aku sudah berusaha untuk menjadi anak yang berbakti, anak yang selalu mengikuti kemauan mereka bahkan keinginanku “kuliah” aku pendam dalam-dalam untuk membantu kegiatan orang tua ku, sedari dulu aku adalah wanita yang mengharapkan keharmonisan dalam keluarga.

Ah… aku merasa resah sekarang diusiaku yang menginjak 24 tahun, pengharapanku, impianku agar kami bisa sekedar makan disatu meja, berbicara dengan mengunakan nalar bukan emosi, keinginanku yang bisa dituruti serta kehangatan kasih sayang orang tuaku agar bisa meliat kedalam keluarga terlebih dahulu hingga saat ini belum bisa kubawa kedalam indahnya warna-warni pelangi. Aku yang serba berkecukupan dan selalu dipandang “lebih” oleh orang lain ternyata itu malah membuat aku jenuh, sumpek karena orang lain itu hanya memandang diriku “lebih duniawi” bukan lebih bahwa aku tidak tergantung dengan kelebian duniawiku…..

Bahkan orang yang aku sayangpun akhirnya tidak sanggup menghadapi keegoan, keangkuhan serta kekerasan hati kedua orang tuaku. Bahkan untuk sekedar bersilatuhrami orang tuakupun enggan. Aku meronta, berontak, berteriak, merespon dengan jiwaku yang terkoyak-koyak bahkan aku yang dulu terlalu diamnya bisa melewati batas kalimat “ah” saat bertentangan dengan sikap mereka.

Tiga bulan kujalani bersamanya mengarungi semua dengan masa laluku yang juga ditentang, dia sanggup membuat aku bagai seorang putri yang sangat membutukan pemimpin di jiwaku yang kosong, dia sanggup memegang jemariku disaat aku ingin melepasnya, dia sanggup menuntutku dalam ibadah yang sungguh-sungguh, dia sanggup membuat aku menjadi lautan biru yang tenang bakan dia sanggup membuat aku menjadi orang yang bisa kasmaran lagi. Rasanya hariku hampa tanpa dirinya, rasanya waktu yang cuma bisa aku berikan padanya selama 3 jam setiap hari tak cukup juga. Telepon dan sms pun aku rasa belum juga bisa melepaskan kerinduan pada tatap matanya, gaya bicaranya, aku rindu akan pemberiannya yang tulus tanpa pamrih bahwa aku orang yang lebih duniawinya,  serta aku sangat merindukan saat kulihat wajahnya dalam kesejukan air whudunya. Rasanya aku merasa damai saat aku menjadi makmumnya saat sholat Zhuhur dan Azhar yang sering kami lakukan bersama.

Terhempasku kini dalam keadaan kelurgaku yang tidak bisa menerimanya apa adanya, aku tau dia tidak sempurna karena masa lalunya, aku menyadarin itu, tapi aku sangat tahu dia sangat berubah bahkan aku tahu orang tuanya juga sangat baik padaku. Karena aku bisa merasakan sebagai seorang wanita dia tulus serta ikhlas memberikan waktu, perhatian serta kemauannya untukku bahkan saat kita tak bisa bertemu dan akhirnya mengakhirin semua inipun dia masih bisa tersenyum dan memberikan aku kalimat yang sangat dasyat “jadilah wanita yang selalu menghormati kedua orang tua walaupun mereka tak sepaham dengan kita, buktikan bahwa kamu wanita yang mampu dan bisa memberikan yang terbaik, kamu wanita (anak) yang sangat berbakti kepada keluarga, kita adalah satu bagian dari sebuah cerita yang indah dan jadikan itu kenangan serta cerita indah buat anak-anak kita kelak bahwa kita pernah bersama mengarungin hari ini tanpa melihat siapa diri kita”

Tak bisa aku pungkirin aku cuma bisa menghelah nafas dan berucap terima kasih atas nasehatanya dan bila sempet ingatlah bahwa kita masih bisa berteman walaupun itu sulit.

Dia dan aku menyakini bahwa kelak kita akan mendapatkan  satu kebahagian bersama yang lain dan itu akan membuat hidup kita menjadi lebih bermakna karena kita hidup bukan cuma harus berputus asa, berpangku tangan dengan hal yang bersifat duniawi asmara tapi lebih tinggi lagi mencintai diri sendiri dengan berpikir positif terhadap hambatan apapun itu malah lebih bijak karena kita sudah dapat memerdekkan diri kita sendiri.

Sekali lagi terima kasih atas perhatian, pengorbanan serta nasehat yang kelak akan aku teruskan pada hidup-hidupku selanjutnya.

(Balikpapan, 24 Februari 2010)

Dikisahkan oleh seorang wanita karir yang berinisial “A” saat hujan deras menguyur kota minyakku tercinta.

Posted by: batjoe | 14 February 2010

ANJ … (464)

Intrik yang tidak akan ada habisnya untuk bangsa yang besar ini, sebuah sajian panggung sandiwara bagi oknum-oknum politik yang jiwanya sudah pada berkarat karena kilaunya rupiah dan dollar bahkan harga diri bangsa kalau perlu dijual habis untuk menutupin kebobrokan kemelut 100 hari program yang tidak berjalan dengan baik bahkan bisa dikatakan gagal total.

Teriakan mahasiswa dan LSM yang sekarang malah terlihat seperti  sekumpulan preman pasar yang  berhadapan langsung dengan aparat yang jelas juga berasal dari rakyat. Tidak bisa dihindari lagi selalu terjadi bentrok yang memakan korban dari kepengecutan oknum pemerintahan yang saya rasa sudah tidak terkontrol dengan baik. Bahkan yang paling tolol lagi pengikut-pengikutnya malah berani mempertaruhkan jiwa raganya untuk pimpinanannya yang jelas-jelas sudah jiwa kecengengannya bahkan terlalu naif selalu mengumbar (maaf) kata serta kalimat “Saya Ingin Dijatuhkan” didepan masanya sendiri dan rakyat yang dipaksa untuk menonton dagelan itu… puuih… (BUANG LUDAH) dan dalam hatiku berkata “PAYAH”  Rakyat diadu dengan rakyat dengan cara yang sangat halus….

Bangsa ini bahkan diperparah dengan orang-orang yang otaknya pada dicuci dengan abu gosok sehinggaa Bangsa yang dulu begitu ditakutin Oleh bangsa-bangsa lainnya karena kebesarannya ini  kini ditakutin karena BOM BUNUH DIRI nya .. entah otaknya para Eksekutor dibuat dari apa dan  pada kemana?? mungkin otaknya ditaruh didengkul atau ditelapak kaki kali!!! pesan untuk para yang mengatakan dirinya RADIKAL yang katanya beragama paling TOP ingatlah pesan dari Nabi Isa AS ( Nabi Isa yang pada waktu menderita memohon kepada Tuhan: Heer, want ze weten niet wat ze doen. Ya Tuhan, ampunilah mereka, sebab mereka itu sebetulnya tidak mengerti…. ) jadi berdoalah untuk orang-orang yang tidak mengerti ini seperti para pimpinan kita yang emang udah parah kebocoran hatinya agar selalu ingat dengan orang-orang dibawahnya tapi sadar tidak sadar para pemimpin kita emang udah tidak punya rasa sadar alias GILA.. jadi  para  radikal Jangan malah memparahkan saudara-saudara kita yang lain yang sudah mengap-mengap dengan himpitan hidup ini..

ah… makin brengsek saja melihat koran-koran yang memuat berita yang itu-itu melulu serta televisi yang sangat membosankan acaranya….. berpikir sejenak sambil mendengarkan alunan lembut dari si Burung Camar dengan BIRUnya….

So… saya pun berhak sebagai rakyat untuk bisa ikutin gaya gila pemerintahan ini  dengan berkata : Buat diri saya terbakar oleh jiwa-jiwa yang terbakar oleh emosi yang meledak-ledak, lemparkan, hempaskan semua jiwa raga yang ternoda oleh kebobrokan sistem dari tingkat RT yang sekarang sangat susah ditemui orangnya hingga tingkat kelurahan yang seenak urat kemaluannya menaikan tarif tanpa rasa bersalah. Kepanikan, kebingungan serta ketidak tahuan bukan jalan keluar lagi tapi teruslah berkata pada mereka yang tidak punya jiwa manusia dengan umpatan ANJ…….(((464))) tapi tetap harus berkorban buat Tanah Air Yang Selalu Mengibarkan Bendera Setengah Tiang!!!

Salam buat 100 hari yang tidak tepat waktu harap jangan “dilanjutkan”….

Posted by: batjoe | 8 February 2010

SAtu

HilAng  SAtu Tumbuh Seribu

Seribu Ku  Kini TinggAl SAtu

SAtu YAng Aku CAri dAn Terus MencAri SAtu

HArApAn Ku (ImpiAn) pun HAnyA TertinggAl SAtu

SATU Itu Dirimu DiAntArA HAtiku

JAdi PeluklAh Aku dan

JAngAn LepAskAn Ku LAgi….

(Tangerang 2010)

Posted by: batjoe | 26 January 2010

Haiti (hai… hati yang hati-hati…)

Sudah dua mingguan ini berita tentang  bencana HAITI menyita perhatian baik majalah, koran, radio dan televisi, Walaupun di Indonesia sendiri beritanya kalah panas dengan masalah ANAK TK yang lagi main comberan di gedung DPR-MPR dan hal dimana  hotel PRODEO bisa jadi  APERTERMENT MEWAH. Sehingga kita menjadi buta dan dialihkan dengan begitu besarnya bencana yang datang silih berganti yang lebih harus diutamakan. Ah…  konyol jadinya, menjadi bangsa yang besar tapi yang besar  bohongnya.

Ibarat dunia ini hanyalah sebuah meja dengan kaki-kaki meja yang hanya ada  empat sisi maka bila satu sisi kaki mejanya patah atau rusak maka seluruh isi meja akan tumpah berantakan, begitulah dunia ini dan bisa apa kita sebagai manusia yang masih punya arti saja hidupnya masih kalang kabut bila digucang-guncang bencana apalagi yang cuma main petak umpet doang.

Sederas air  mata yang tertumpah dan sekencang apapun kita beteriak bahwa Sang Pencipta tidak ADIL bukanlah solusi, bahkan sebenarnya HAITI-HAITI yang masih berserakan di bangsa ini saja belum beres-beres seperti masalah Pasca Aceh, Pasca Situ Gintung dan bencana lainnya  yang tahun 2009 terjadi hingga saat ini saja pemerintah masih tidak tahu jalan keluar terbaiknya… maka HATIlah yang harus di HATI-HATI in jangan cumanya bisa berkoar, teriak-teriak, berdalih LSM, berkedok Kemanusian justru malah tambah menyengsarkan bangsa sendiri… malu dengan tetangga!!!

Mudah-mudahan bencana Haiti menjadikan kita manusia yang semakin Hati-Hati terhadap Hati sendiri. Tak perlu jauh kita memandang sampai kepelosok dunia lainnya jadikan hati kita yang terbaik buat keluarga, orang terdekat dan tetangga-tetangga kita sebab kita mati ndak bisa jalan sendiri….

Yo … mari belajar main gitar sama Sungha Jung semoga bisa menjadi sumber inspirasi,  salam Tears in Heaven:

Posted by: batjoe | 13 January 2010

SONG by SONG

9 Januari si Ade ULTAH, ndak nyangka udah besar dan suka ngedebat juga pakai acara cekek-cekekan lagi sama Bapaknya, untung saja Bapaknya ndak tewas, lha kalau tewas siapa yang dampingin nanti kalau besar di wisuda di Australia… (mimpi seorang bapak untuk anaknya agar ndak “dableg” kaya bapaknya hihihihi)

Pagi jam sepuluh dijemput bersama kakaknya yang semakin cantik dan dewasa karena udah mulai ditumbuhin jerawat di hidungnya yang bangir dan tai lalat di pipinya juga makin terlihat manis.

Rencana awal mau berenang tapi keputusan terakhir ya karokean, punya saran untuk mengikutkan dua sahabat barunya yaitu mba ami dan de putri akhirnya mereka bersuka ria bersama. Sebagai seorang laki-laki dan BApak saya udah puas dengan hidup ini apalagi ditemenin gerombolan “penyanyi dadakan” ini dan  ternyata mereka  jebolan/alumni INDONESIA IDOL tapi dari kamar mandi hehehehe…

Udah ah enakan dengerin lagu-lagu yang masuk top listnya mereka dan saya suka saat mereka bernyanyi rasanya bener-bener nonton konser …

LAGUNYA KAKAK : ASMARA by AURA KASIH

LAGUNYA ADE : JODI (JOMBLO DTINGGAL MATI) by WALI

LAGUNYA DE PUTRI dan MBA AMI : PERNAH MUDA by BCL

Posted by: batjoe | 8 January 2010

” aDa rASa “

Dihajar dan ditinju pekerjaan yang sudah diperkirakan akan semakin kenceng di Awal TAhun 2010 membuat kegiatan GIBLOG (GIla ngeBLOG) jadi tersendat-sendat, bahkan hampir mati suri, tambahan darah segarpun tak cukup untuk mendobrak imajinasi otak untuk membuat sebuah cerita dalam  gubuk Batjoe ini.

Selepas Sholat Ashar sekedar menghilangkan kejenuhan dalam bekerja, di sebuah Masjid di daerah Pasar Baru tepatnya di Masjid Asuhada. Tangan ini segera mengambil Kitab Suci orang Islam untuk dibaca-baca dan membuka nya sembarangan, ternyata yang terhidang adalah sebuah ayat yang mengingatkan saya untuk tidak terlalu sangat-sangat bernafsu akan mengejar yang namanya duniawi.

“Ya Tuhan kami, berilah ampun aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).

Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang dzalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.

Mereka datang tergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka berkedip-kedip dan hati mereka kosong”

(QS. Ibrahim (14) ; 41-43)

Semoga bermanfaat.

Posted by: batjoe | 3 January 2010

Siti Nurbaya

Gelap

Terang

Redup

Tak bersuara

Tak berujung

Titik tak ada

Menangis

Tertawa

Terdiam

Pasrah.

Balut luka dalam sendiri, balut luka dalam kesendirian, balut luka dalam luka…

Ehm… hati ini terluka tapi luaskanlah hati ini menerima luka itu agar tidak menjadi dendam dan kecewa…

Berdiri dari sebuah kemelut tiada daya dan upaya kecualin kaki ini sanggup untuk melangkah lagi dalam menempuh kabut kemelut itu sendiri…

Aku kecewa dan aku terluka tapi aku ingin menerima semuanya dalam balutan hangat   Mu

Terima Kasih buat Orang Tuaku yang telah mendewasakanku, walaupun kalian tidak tahu perasaan terdalamku


(Curhat seorang wanita saat perjalan menuju penajam tentang kisah “Siti Nurbaya” versi 2010)

Posted by: batjoe | 1 January 2010

2009 : 2010

Sebelumnya saya mengucapkan Selamat  Tahun Baru 2010 semoga teman-teman semakin rajin buat artikel dan rajin koment-koment di tempat sahabat yang lain dan selalu memberikan wawasan yang lebih baik lagi di tahun 2010 nantinya.

Saat berteduh di sebuah pertokoan saat hujan tiba-tiba turun begitu derasnya, saya melihat begitu banyak kesibukan yang terjadi didepan mata saya dari orang-orang yang memaksa untuk terus mengahadapin hujan disertai badai tanpa lelah entah apa yang ada dipikiran mereka sayapun cuma bisa mengandai-adai saja dan yang berteduh pun tidak sedikit dan telihat raut wajah yang beraneka ragam dari kusut hingga ceria dan sayapun lagi-lagi tidak mengetahui apa-apa yang sedang dipikirkan oleh  mereka yang berteduh tadi

Saya cuma tersenyum dan jadi malu sendiri, selama ini saya merasa bisa membaca pikiran orang tapi untuk mengetahui diri sendiri saja belum becus apalagi melihat isi hati orang bisa-bisa malah jadi salah paham, nanti dikira dukun lagi hehehehehe.

Jongkok sejenak untuk melindungin tubuh dari dingin yang semakin menusuk sambil terus memandangin jalan raya yang semakin basah juga orang-orang yang semakin tidak kuketahui, membuat pikiran  saya lepas diri, apakah yang harus saya perbuat untuk tahun 2010?

Kisahnya ini intropeksi diri gitu, padahal selama ini memang ndak pernah intropeksi diri bisanya cuma ngenyek, ngeyel dan ngguyu hihihihihihi tapi biar punya otak seperti udang sekali-kali  otaknya bisa dipakai juga sich. Dan yang mau saya pakai otak udang ini  untuk intropeksi diri  :

  • Membakar majalah-majalah dewasa seperti maxim, populer, playboy, fhm juga any arrow. Tapi bila ada yang mau, saya berikan dengan ikhlas!  itung-itung beramal dengan dosa hehehehe
  • membakar vcd porno (blue film) yang ini koleksinya lebih lengkap lagi dan kebanyakan full action hihihihihi
  • Membuang semua jenis-jenis obat kuat, alat kontrasepsi, dalam berbagai bentuk yang katanya bisa buat tambah jreng….  ayo siapa yang mau tapi ini khusus buat yang istrinya lebih dari satu ya….
  • Dan yang lebih penting lagi membuang sifat-sifat dan pola pikir negatif dalam diri sendiri agar didapat ion-ion positif dalam segala hal dan dapat membetuk diri menjadi jiwa yang YAKIN, IKHLAS dan SABAR…

Wah ternyata otak yang isinya udang ini masih dapat di intropeksi diri juga ya  kirain udah jadi udang beneran dan mudah-mudahan tahun 2010 otak udang  saya bisa jadi otak gurita, biar cepet kaya, cepet mati terus masuk surga… wah asyik ketemu bidadari 27 orang lagi (katanya).

Sekali lagi saya mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU buat sahabat semuanya semoga di tahun 2010 sahabat-sahabat semuanya tambah sukses, tambah ganteng tapi jangan tambah istri karena poligami ndak baik buat kesehatan juga isi kantong…

Salam Pesahabtan

Posted by: batjoe | 24 December 2009

? ? ?

Sudah nonton film AVATAR??? keren banget sampai-sampai saya cuma bisa bilang sama temen-temen kapan ya Indonesia bisa buat film seperti itu? jangan film hantu nafsu melulu atau kisah yang sangat menyedihkan sehingga Indonesia ndak bisa bangkit-bangkit!!!  wuih…. film tersebut serasa membawa kita dalam 2 demensi yang sangat berbeda disaat menontonnya …. sebenarnya intinya sih Amerika Itu punya kekuatan yang super canggih tapi kalah dengan manusia-manusia purba (persis dengan kasus  perang vietnam dimana banyak sekali anak muda Amerika tewas dihutan -hutan vietnam sehingga banyak para orang tua pada kecewa berat atas pemerintahan saat itu…Tragis!!!) salut buat sang sutradaranya James Cameron

Dan ini Avatar versi Indonesianya. Berusaha untuk menjadi orang yang sabar dan kuat terbukti juga akhirnya.. masih ingat kasus Juminten (baca :  artikel LAGI KONAK) yang tersangkut kasus “Online-Online” pada sebuah Omah Kera Putih sehingga harus mengumpulkan dana buat Hakim yang GOBLOK dan PICEK MATANYA juga untuk para pengurus Omah Putih yang “keblinger” dengan nafsu bintangnya, dimana yang lemah di TINDAS TERUS hingga tertera di JIDATNYA sejumlah kerugian yang harus diganti sebesar Rp. 204 Juta!!!

Tapi Anehnya Tapi juga Nyata, Masyarakat dengan  Jiwa Gotong Royongnya yang saat ini sudah mulai luntur, Satu Hati Satu Rasa memberikan bantuan moril dan dana dengan mengumpulkan “Koin Kramat” hingga tembus diangka Rp. 650 Juta.. GILA!!! itu koin semuanya, salut dan tepuk tangan buat masyarakat yang sangat memperhatikan keadaan saudaranya yang lagi ketimpa kesusahan…

Saya jadi mikir lagi nih… dari kasus diatas sebenarnya bangsa ini bisa sangat maju dan sangat kuat tapi kenapa “Gotong Royong” kok cuma kalau ada masalah sekali saja coba diteruskan setahap demi setahap mengumpulkan koin-koin kramat lainnya pasti bisa menolong setidaknya rakyat miskin bisa berkurang…. Mantapkan?

Nah itu bagian bagusnya ya rakyat kita bisa terbuka HATI NURANInya  tapi ada yang lebih baik lagi begini (cuma ngayal nyeleneh saja…)

Bagaimana kalau HAKIM GOBLOK, JAKSA PICEK, KORUPTOR,  CUKONG, PARTAI-PARTAI MAFIA dikasih hadiah atau kita masyarakat gotong royong buat mereka tapi jangan koin kali, bagusnya ya ngumpulin :

PARANG untuk mbacok

BALOK untuk ngepuk

BATU BATA untuk nimpuk

BENSIN untuk mbakar kalau udah mati

Disini satu orang bisa milih alatnya lantas hadiahkan untuk orang-orang yang saya sebut diatas pasti Indonesia makin kuat dan jaya… saya yakin! walaupun akan terjadi HUKUM RIMBA juga. Cuma…. ada cumanya, belum sempet bertindak tuh para-para JAGOAN BERDUIT yang saya sebutkan diatas udah pasang badan pakai Pasal 340 Junto Pasal 55 Ayat (1) KUHP tentang “Pembunuhan Berencana” dengan hukuman setinggi-tingginya 17 tahun!!!

BERANI???

Cuma NGAYAL lho jangan dibenerin nanti kena FATWA HARAM lagi BLOG GOBLOG ini hehehehehehe

Apa hubunganya dengan film AVATAR nonton aja sendiri masa kalah dengan orang yang pakai kursi roda!!! Berubah….

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.